Tren Tambah Nutrisi Ini Jangan Diadopsi!

Posted by Pakar Bola

Image634747826462812500Saat ini banyak artis Hollywood melakukan tren pemberian vitamin melalui infus. Tapi para ahli mengatakan bahwa tren ini tak perlu diikuti karena hanya sedikit bukti manfaatnya.

Bulan lalu Rihanna mentweet gambar saat ia menggunakan vitamin infus, dan ini juga dilakukan oleh selebriti lain seperti Madonna. Metode pemberian vitamin melalui intravena atau infus menimbulkan risiko tersendiri dibanding jika ia mengonsumsi vitamin melalui mulut atau oral.

Para ahli mengungkapkan umumnya vitamin intravena ini berisi vitamin tunggal seperti vitamin C, atau gabungan nutrisi yang termasuk magnesium, vitamin B dan C. Meski beberapa orang yang menggunakannya mengaku merasa lebih 'hidup' setelah diberi infus.

Umumnya vitamin yang menetes melalui infus ini bisa bermanfaat bagi orang dengan kondisi tertentu seperti pasien yang memiliki kesulitan menyerap nutrisi melalui saluran pencernaannya.

"Namun cara ini tidak boleh digunakan secara rutin untuk mendapatkan kesehatan yang cepat," ujar Dr David Katz, direktur Prevention Research Center di Yale University School of Medicine, seperti dikutip dari LiveScience, Jumat (8/6/2012).

Dr Katz menuturkan tubuh sudah dirancang untuk mendapatkan nurisi melalui saluran pencernaan, karena itu para ahli sepakat cara terbaik mendapatkan vitamin adalah melalui diet yang sehat.

Namun ketika vitamin dimasukkan melalui intravena maka akan lebih cepat mancapai darah ketimbang oral. Untuk itu banyak orang yang menerima vitamin infus ini merasa lebih cepat sehat. Meski ada pula yang hanya disebabkan efek plasebo saja.

"Tidak ada bukti ilmiah bahwa ini memiliki efek yang berarti untuk jangka panjang," ujar Dr Kevin Fiscella, profesor kedokteran keluarga dari University of Rochester Medical Center di New York.

Terlebih jika pemberian vitamin ini dilakukan di luar rumah sakit yang mana isi dari infus ini tidak terkontrol sehingga pengguna tidak bisa memastikan apa saja kandungan infus tersebut. Kondisi ini tentu saja menimbulkan risiko memar, infeksi, peradangan pembuluh darah dan yang fatal adalah kematian jantung mendadak.

Untuk itu seseorang tidak harus mendapatkan vitamin melalui infus karena ada risikonya, kecuali memang ada kebutuhan khusus terhadap gizi atau kondisi tertentu dari si pasien.